Monday, 10 February 2014

Dawet Ayu Banjarnegara


Berkunjung ke Kota Banjarnegara? Pasti kebayang segarnya Dawet Ayu. Apa lagi jika hari menjelang siang, hawa juga mulai panas, hauslah kita ingin menikmati minuman khas Banjarnegara yang terbuat dari cendol. Namun, jangan salah, karena Banjarnegara memiliki aneka kuliner khas yang siap memuaskan Anda yang hobby wisata kuliner salah satunya DAWET AYU BANJARNEGARA

Dawet Ayu merupakan minuman yang diracik perpaduan cendol, santan dan gula Jawa / gula aren, kadang dicampur nangka / durian , dan lebih cocok disajikan dengan tambah es. Dawet ayu menjadi �maskot kota Banjarnegara, sehingga di Alun-alun kota dibangun patung Dawet yang menggambarkan dua orang penjual dawet lengkap dengan bakul dengan dua tokoh punakawan Semar dan anaknya Gar�ng Konon bagi yang 
meminumnya akan serasa sepuluh tahun lebih muda dan menjadi Ayu.

Jika anda berwisata ke banjarnegara belum lengkap kalau belum menikmati sajian segarnya Dawet Ayu Asli Banjarnegara. Minuman yang digemari para wisatawan ini beraal dari perpaduan santan, air gula Jawa/ juruh dan isinya dawet yang terbuat dari tepung beras dan sedikit tepung pohon aren (tepung gelang).
Sejarah  asal-usul nama dawet ayu ada beberapa versi yang beredar di masyarakat. ada yang menyebutkan pemberian nama ayu oleh bapak Soeharto yang saat itu ada peresmian proyek nasional di kabupaten banjarnegara. beliau disajikan dawet banjarnegara oleh wantita cantik (ayu). terinspirasi dari kecantikan penjual dawet dan keindahan alam banjarnegara yang asri (ayu) maka bapak Soeharto menyarankan agar 
Dawet ini diberi nama Dawet Ayu.

Dari Versi yang berbeda dan menunjukan promosi atau pengenalan secara besar-besaran di zamannya melalui media lagu calung banyumasan yang berjudul Dawet Ayu Banjarnegara. dalam ceritanya ada group lawak yang sangat terkenal yaitu Peang Penjol manggung di Banjarnegara. mereka mampir ke warung dawet ibu Munarjo yang berlokasi sebelah utara terminal  bus di jalan Dipayuda. group lawak peang penjol begitu terkesan dengan segarnya dawet serta kecantikan penjualnya sehingga menginspirasi untuk membuat karya lagu Dawet Ayu.

�Kakang kakang pada plesir, maring ngendi ya yi

Tuku dawet dawete Banjarnegara

Seger, anyes, legi.. apa iya?

Daweet ayu� Dawete Banjarnegara.�

Seolah dalam event-event kesenian tradisional lagu ini menjadi lagu wajib dibawakan oleh group calung banyumasan. belum dianggap sinden banyumasan kalau tidak tahu lagu dawet ayu..


Jalan-jalan ke banjarnegara belum mantep kalo belum nyobain Dawet Ayu,, ^_^